Sesungguhnya, setelah melalui berbagai penelitian ilmiah dan terperinci terhadap organ tubuh manusia dan aktivitas fisiologisnya ditemukan bahwa puasa secara jelas adalah sesuatu yang sebaiknya dilakukan oleh tubuh manusia sehingga ia bisa terus melakukan aktivitasnya secara baik. Dan puasa benar-benar sangat penting dan dibutuhkan bagi kesehatan manusia sebagaimana manusia membutuhkan makan, bernafas, bergerak, dan tidur.
Pentingnya puasa bagi tubuh adalah karena puasa bisa membantu badan dalam membuang sel-sel yang sudah rusak, sekaligus sel-sel atau hormon atau pun zat-zat yang melebihi jumlah yang dibutuhkan tubuh.
Puasa secara kimia, tidak diakhiri ketika simpanan karbohidrat ditubuh mulai digunakan sebagai sumber energi. Ia akan terus berlanjut selama simpanan lemak dan karbohidrat digunakan untuk energi. Beda dengan pemakaian simpanan protein. Ketika simpanan protein dihabiskan untuk energi, yang mengakibatkan hilangnya masa otot, secara teknis orang bersangkutan akan merasa kelaparan.
Kurangnya masukkan energi pada orang-orang yang berpuasa, membuat tubuh harus mencari sumber energi yang tersimpan didalamnya, dan fungsi ini disebut autolisis. Autolisis adalah terpakainya simpanan lemak dalam tubuh untuk dijadikan sumber energi tubuh.
Puasa dituntunkan oleh agama Islam adalah rata-rata 14 jam, kemudian baru makan untuk durasi waktu beberapa jam. Ini adalah metode yang bagus untuk sistem pembuangan sel-sel atau hormon yang rusak dan membangun kembali badan dengan sel-sel baru. Puasa yang bagus bagi badan itu adalah dilakukan selama satu bulan berturut-turut dalam setahun, dan bisa ditambahkan 3 hari setiap bulan.
Manfaat puasa bagi jiwa dan kesehatan kita sangat banyak, salah satunya bagi kecerdasan kita, antara lain :
1. Puasa bermanfaat sekali bagi kejernihan fikiran.
Puasa sangat membantu pandangan mata sehingga pandangan menjadi jelas sekali. Demikian juga sangat membantu dalam menganalisis ide-ide baru atau pun persepsi. Itu disebabkan oleh kurangnya zat-zat beracun yang terdapat pada oksigen bebas yang masuk ke dalam tubuh kita sehingga sel-sel dalam tubuh kita akan bekerja dengan lebih baik, termasuk sel-sel otak kita. Sehingga kecerdasan kita akan lebih meningkat. Disamping itu pula, energi yang kita gunakan untuk berfikir lebih banyak, karena saat berpuasa energi akan dialihkan sementara dari sistem pencernaan dan lebih banyak digunakan untuk aktivitas lainnya.
2. Meningkatkan daya tahan tubuh.
Mekanismenya antara lain dengan pengurangan konsumsi kalori akan membuat berkurangnya laju metabolisme energi. Puasa pun mengurangi produksi senyawa oksigen yang bersifat racun (radikal bebas oksigen). Karena sekitar 3% dari oksigen yang digunakan sel akan menghasilkan radikal bebas oksigen, dan itu akan menambah tumpukan oksigen racun, seperti anion superoksida (O2-) dan hidrogen peroksida (H2O2), yang secara alamiah terjadi di dalam tubuh. Dan kelebihan radikal bebas oksigen itu akan mengurangi aktivitas kerja enzim, sehingga menyebabkan terjadinya mutasi dan kerusakan dinding sel. Sehingga dengan berpuasa peluang rusaknya sel-sel dalam tubuh kita, khususnya sel otak akan semakin berkurang sehingga pikiran kita dapat lebih terbuka dan jernih.
3. Detoksifikasi.
Detoksifikasi adalah proses normal tubuh dalam mengeliminasi atau memurnikan racun melalui kolon, ginjal, paru-paru, kelenjar limpa dan kulit. Proses ini dipercepat dengan berpuasa, karena ketika makanan tidak lagi memasuki tubuh, maka tubuh akan mengubah simpanan lemak menjadi energi. Nilai lemak pada manusia adalah 3.500 kalori per pon. Suatu nilai yang cukup untuk memberikan energi bagi aktivitas sehari-hari. Sehingga energi yang tersalurkan untuk pikiran kita akan lebih banyak dan bersih, sehingga kecerdasan pikiran kita akan semakin baik.
4. Mencegah tumor.
Puasa juga berfungsi sebagai “dokter bedah” yang menghilangkan sel-sel yang rusak dan lemah di dalam tubuh. Maka, rasa lapar yang dirasakan oleh orang yang sedang berpuasa akan bisa menggerakan organ-organ internal di dalam tubuh untuk menghancurkan atau memakan sel-sel yang rusak atau lemah tadi untuk menutupi rasa laparnya. Maka hal itu merupakan saat yang bagus bagi badan untuk mengganti sel-selnya dengan sel-sel baru sehingga bisa kembali berfungsi dan beraktivitas. Dengan hal itu juga bisa menghilangkan atau memakan organ-organ yang sakit dan memperbaharuinya. Puasa juga berfungsi menjaga badan dari berbagai penambahan zat-zat berbahaya, seperti kalsium berlebihan, kelebihan daging, dan lemak. Sehingga bisa mencegah terjadinya tumor ketika awal-awal pembentukannya.
5. Menjaga kadar gula dalam darah
Sesungguhnya puasa memberikan kepada kelenjar pankreas kesempatan yang baik untuk istirahat. Maka, pankreas pun mengeluarkan insulin yang menetralkan gula menjadi zat tepung dan lemak dikumpulkan di dalam pankreas dengan lebih teratur.
6. Menyembuhkan penyakit-penyakit kulit.
Hal ini disebabkan karena dengan puasa, maka kandungan air yang ada dalam darah berkurang, maka berkurang pula kandungan air yang ada dalam kulit. Hal ini akan berepengaruh pada :
a. Menambah kekuatan kulit dalam melawan mikroba dan penyakit-penyakit mikroba dalam perut.
b.Meminimalisir kemungkinan penyakit-penyakit kulit yang menyebar disekujur badan.
c. Meminimalisir alergi kulit dan membatasi masalah kulit berlemak.
7. Mencegah penyakit Nacreous.
Yaitu penyakit yang disebabkan karena kelebihan makanan dan sering makan daging. Dan akhirnya tubuh tidak dapat mengurai berbagai protein yang ada dalam daging. Dimana yang akan menyebabkan tumpukan kelebihan urine dalam persendian, khususnya pada persendian jari-jari besar di kaki. Sehingga persendian akan memerah dan bengkak serta terasa nyeri. Dan mengurangi porsi makan merupakan sebab utama bagi kesembuhan dari penyakit yang sangat berbahaya ini.
8. Mencegah pembekuan jantung dan otak.
Puasa menyebabkan kadar minyak dalam tubuh berkurang, sehingga kadar kolestrol pun menurun.
9. Mencegah stroke.
Karena puasa dapat memperbaiki kolestrol dalam darah.
10. Mencegah hipertensi dan kardiak.
1 comment:
bagus ukhty tulisannya. semoga bermanfaat ilmunya
Post a Comment